Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan LP Kerobokan, BNNP Bali Amankan 0,5 Kg Sabu

Ekspose penangkapan tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba oleh BNNP Bali (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tim Berantas BNNP Bali meringkus seorang pria bernama I Nyoman Mahardika (31) di seputaran Padanggalak, Denpasar. Pria yang keseharian bekerja sebagai sopir freelance ini dibekuk petugas usai menerima kiriman paket narkoba jenis sabu dan ekstasi.

“Saat digeledah di dashboard sepeda motor yang digunakan pelaku, kita temukan satu kotak biskuit di dalamnya berisi empat plastik klip sabu. Setelah ditimbang, sabu mempunyai berat 263,6 gram brutto,” terang Kabid Berantas BNNP Bali AKBP I Ketut Arta, Senin (3/9/2018) di Kantor BNNP Bali.

Pelaku yang ditangkap, Minggu (2/9/2018) sekitar pukul 18:00 Wita ini kemudian digiring ke rumahnya di wilayah Banjar Gede, Desa Anggungan, Mengwi, Badung. Saat dilakukan penggeledahan di kamar pelaku, petugas kembali menemukan empat plastik klip berisi sabu seberat 350 gram brutto, dan 70 butir ekstasi, satu buah timbangan digital dan satu kotak biskuit.

“Total barang bukti narkotika yang berhasil diamankan dari tersangka yaitu delapan plastik klip berisi sabu dengan berat 613,6 gram dan 70 butir ekstasi,” jelas Kabid Berantas.

Kepada petugas, pelaku mengaku mendapat narkotika dari seseorang berinisial MM yang yang berada di LP Kerobokan. Narkoba dikirim sebanyak dua kali. Kiriman pertama paket sabu seberat 500 gram diambil di Jalan Dewi Sri, Kuta. Kiriman kedua sebanyak 1 kilogram sabu dan 200 butir ekstasi diambil di kamar salah satu hotel di Jalan Legian, Kuta.

“Sekali ambil tersangka mengaku diupah Rp3 juta. Sabu dan ekstasi kemudian dijual di wilayah Denpasar dan Badung. Barang bukti yang kami amankan merupakan sisa penjualan,” ungkap AKBP Ketut Arta.

BACA JUGA:  Lupa Cabut Kunci, Motor Mahasiswa Digondol Maling

Selain meringkus pengedar jaringan Lapas Kerobokan, BNNP Bali juga menangkap lima orang pengedar. Mereka adalah I Nyoman Darma yang ditangkap saat mengedarkan ekstasi di Dee Jay Cafe Club di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 107 butir ineks.

Kemudian tersangka lain yang dibekuk yakni Abdul Hafid Minggele (24). Hafid ditangkap di Jalan Gurita, Denpasar Selatan dengan barang bukti 50 butir ekstasi. Di jam yang sama, petugas juga menangkap tersangka Sugiono alias Nono (36) di Jalan Gatot Subroto, Denpasar Barat.

Dari hasil penggeledahan di tempat tinggal tersangka di Jalan Himalaya, Denpasar Utara, kembali diamankan satu plastik klip sabu seberat 0,42 gram dan alat hisap sabu (bong).

Tersangka selanjutnya yang dibekuk bernama I Gede Ade Prana Satya alias Adi Badra (28). Badra diringkus Senin (27/8/2018) sekitar pukul 00:15 Wita dipinggir Jalan Pakis Aji Pemogan, Denpasar Selatan. Disana, petugas menyita 75 butir ekstasi, 6,21 sabu dan uang tunai Rp750 ribu.

Tersangka kemudian digiring ke tempat tinggalnya di Jalan Swamandala, Kelurahan Padangsambian Kaja, Denpasar Barat. Hasil penggeledahan, petugas kembali menemukan 37 butir ekstasi warna merah muda. Petugas juga turut mengamankan rekan tersangka bernama Dewa Agung Erry Suryaningrat.

“Dari rekan tersanka berinsial DAES, kita temukan satu klip sabu yang sebelumnya digunakan bersama Adi Bara. Sedangkan dari tersangka Adi Bara, total barang buktinya sebanyak 111,5 butir ekstasi dan 6,21 gram sabu,” demikian Kabid Berantas. (agw)