Ribuan Warga Bali Deklarasi Anti Narkoba dan Premanisme, Kapolda: Biang Onar Sudah Banyak di Nusakambang-kan

Deklarasi anti narkoba dan premanisme yang digagas Kepolisian Daerah Bali (foto : agw)

Beritabalionline.com – Belasan ribu warga dari berbagai elemen masyarakat Bali mengikuti deklarasi anti narkoba dan premanisme yang digagas Kepolisian Daerah Bali, Sabtu (1/10/2018) bertempat di Lapangan Bajra Sandi Renon, Denpasar.

“Kegiatan ini merupakan ekspektasi dari masyarakat Bali. Mereka ingin segala bentuk premanisme maupun narkoba harus dilenyapkan dan dieliminasi dari Bali,” tegas Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Selama ini terang Kapolda, masyarakat Bali sudah sangat gerah dengan aksi-aksi kelompok yang kerap mengganggu keamanan dan ketertiban. Namun masyarakat lebih banyak memilih diam.

Irjen Pol Petrus Reinhard Golose (kanan) menerima lukisan bergambar Kapolda sikat premanisme (foto : agw)

“Budi pekerti masyarakat Bali luar biasa sehingga mereka lebih banyak memilih diam melihat aksi premanisme. Tetapi saya sebagai Kapolda Bali akan mengambil langkah tegas bahkan terukur untuk melakukan penindakan, dan itu sudah saya lakukan selama 18 bulan ini,” ucap Kapolda.

Irjen Golose menambahkan, sudah banyak anggota Ormas yang dikirim ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusa Kambangan lantaran dianggap sebagai biang onar saat berada di LP Kerobokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera.

“Mereka-mereka ini jangan sampai ada, karena akan terus mengganggu masyarakat kecil. Saya juga meminta kepada desa pekraman, kalau perlu, beri hukuman sosial seperti kasepekang atau dikucilkan kepada kelompok-kelompok atau ormas yang gemar melakukan kekerasan dan intimidasi,” pinta Kapolda.

“Kedepan saya mempunyai ide membuat sebuah patung sebagai tanda bahwa masyarakat sudah tidak takut dan siap memerangi segala bentuk premanisme,” pungkasnya. (agw)

BACA JUGA:  Bantu 5.000 Alat Rapid Test, Bamsoet Sebut Dampak Ekonomi Covid-19 Lebih Dahsyat dari Bom Bali