Kapolresta Denpasar dan 1.100 Personel Jalani Tes Urine

Kombes Pol Hadi Purnomo menunjukkan gelas berisi urine (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo mengancam akan mengambil tindakan tegas jika anggotanya terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Hal ini dikatakan Kapolresta saat mengawasi 1.100 personel Polresta Denpasar yang dites urine oleh BNN Kabupaten Badung.

“Apabila ada indikasi dalam hal ini, saya sebagai pimpinan Polresta Denpasar maka tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan. Sanksi yang diberikan berupa sanksi disiplin. Namun jika nantinya diketahui terlibat peredaran narkotika ini, maka akan dipecat,” terangnya, Jumat (31/8/2018).

Tidak hanya mengawasi, Kombes Hadi juga ikut dites urine. Diterangkan, kegiatan yang dilakukan sebagai upaya menertibkan personilnya terlebih dahulu dari kejahatan narkotika sebelum menertibkan masyarakat umum.

Personel Polresta Denpasar saat menjalani test urine (foto : ist)

“Nanti Polsek juga akan kami datangi, yang belum hadir kami akan panggil. Ini sebagai upaya dari mengantisipasi penyalahgunaan narkoba dan premanisme. Untuk pelaksanaan kami menggandeng BNN Kabupaten Badung,” jelas Kapolresta.

Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini menerangkan, rapid tes menggunakan 6 parameter di antaranya ampethamine, metamphetamine, benzodiasepham, kokain, THC marijuana dan morfin.

Sedangkan dari hasil tes yang dilakukan, tidak ditemukan adanya personel Polresta Denpasar positif menggunakan narkoba.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami dalam mengajak Kapolresta Denpasar dan jajarannya untuk bersama-sama berkomitmen memberantas narkoba yang diawali dari lingkungan internal terlebih dahulu,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ketut Masmini juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjauhi serta tidak coba-coba menggunakan narkoba dan obat-obat terlarang.

“Pertama pahami bahaya narkoba, sehingga memiliki daya cegah dan daya tangkal untuk tidak ikut terlibat sebagai penyalahguna maupun pengedar narkoba,” tuturnya. (agw)

BACA JUGA:  Pemkab Tabanan Gelar Simakrama dengan Guru Besar dan Tokoh Masyarakat