Rai Mantra Jenguk Pasien Pengidap Penyakit Langka di RS Wangaya

Rai Mantra saat mejenguk Kadek Nia Murni Yastini di RSUD Wangaya (foto : ist)

Beritabalionline.com – Ni Kadek Nia Murni Yastini (18)  terlihat terbaring lemas di tempat tidur ruang ICU RSUD Wangaya Denpasar. Wanita yang berstatus siswai SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Denpasar ini divonis mengidap penyakit Guillane Bare Syndrome yang merupakan salah satu jenis penyakit langka.

Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra berkesempatan menjenguk Nia yang kini tengah menjalani perawatan di ICU RSUD Wangaya, Denpasar, Jumat (31/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra yang didampingi manajemen RSUD Wangaya dan dokter spesialis saraf, dr. Ketut Sumada, diterima ayah Nia, Ketut Yastawa yang sedang menunggu di luar ruangan.

Kepada Nia dan ayahnya, Rai Mantra menyatakan turut berdoa untuk kesembuhan Nia dan  mengintruksikan kepada seluruh tim dokter RSUD Wangaya untuk bekerja maksimal menangani pasien.

“Apapun yang bisa dibantu silahkan dikordinasikan untuk kesembuhan Kadek Nia, semoga lekas sembuh dan dapat beraktivitas seperti sedia kala,” harap wali kota.

Dokter spesialis saraf yang menangani Nia, dr. Ketut Sumada mengatakan bahwa saat ini perkembangan kondisi pasien telah berangsur-angsur membaik dan menggembirakan. Trand positif terkait kesembuhan juga telah terlihat dengan mulai adanya gerak di beberapa bagian tubuh. Kendati demikian, pihaknya masih terus melakukan observasi adanya kemungkinan komplikasi lain.

“Saat ini kondisi pasien sudah berangsur membaik dan menggembirakan, semoga nanti tidak ada komplikasi lain yang dapat mengganggu proses penyembuhan,” jelasnya.

Sementara, ayah pasien, Ketut Yastawa menjelaskan bahwa anaknya telah mengeluh sakit sejak Kamis pekan lalu, saat sang anak melaksanakan program pendidikan bahasa di Pare, Jawa Timur.

“Termakasih atas doa dan donasi semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa untuk kesembuhan anak saya, sekali lagi terimakasih,” pungkasnya. (tra)

BACA JUGA:  Wabup Artha Dipa Tinjau Korban Bencana Tanah Longsor di Dusun Jatituhu