Enam Tahun Jadi Buron, Tersangka Korupsi ini Ditangkap KPK saat Pulang Haji

foto Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Setelah buron selama enam tahun, Teguh diringkus tim gabungan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polda Sumsel saat tiba di Palembang usai pulang naik haji.

Teguh menjadi tersangka dugaan korupsi mark up akses jalan Lapangan Terbang Atung Bungsu Pagaralam, Sumsel, tahun anggaran 2013 senilai Rp 5 miliar.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel AKBP Herwansyah Saidi mengungkapkan, tersangka ditangkap begitu turun dari pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (27/8/2018) lalu. Selama ini, Teguh tidak diketahui keberadaannya dan mangkir dalam panggilan penyidik.

“Tersangka sudah jadi DPO mulai 2013. Kami ketahui dia baru saja pulang dari pergi haji dan langsung ditangkap saat tiba di bandara,” ungkap Herwansyah, Kamis (30/8/2018).

Dijelaskannya, tersangka yang merupakan kontraktor diduga berperan dalam mark up pembangunan akses jalan tersebut sebesar Rp 5 miliar dari total anggaran Rp 23 miliar. Dia bekerjasama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Teddy Juniastanto yang sudah menjalani proses hukum dan divonis 4,5 tahun penjara.

Teddy sebagai PPK tidak melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan pengujian. Begitu pula saat proses pelelangan yang tidak sesuai prosedur, tetap dimenangkan. Usai pengerjaan proyek dan dilakukan audit struktur, ditemukan banyak kekurangan dan diduga dikorupsi.

“Tersangka Teguh masih diperiksa penyidik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, penangkapan terhadap Teguh dilakukan bekerjasama dengan KPK karena lembaga itu memiliki peralatan canggih dalam pelacakan.

“Kita koordinasikan dengan KPK begitu tahu keberadaan tersangka dan langsung kita tangkap,” kata dia. (sdn/itn)

 

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Residivis Spesial Pencuri Kamar Kos