Oknum Sipir LP Kerobokan Diganjar Hukuman 8 Tahun Penjara

Fidel Ramos Sipayung. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Oknum Sipir Lapas Kerobokan, Denpasar, Fidel Ramos Sipayung (27) diganjar hukuman 8 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar atas kasus membawa narkotika di dalam Lapas.

Atas keputusan tersebut Fidel Ramos terlihat pasrah dan menundukkan kepala. Namun yang bersangkutan bisa sedikit lega lantaran putusan majelis hakim yang diketuai Engeliky Handayani Day menjatuhkan hukuman 5 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa yang mengajukan 13 tahun penjara.

“Memutuskan terdakwa bersalah atas perbuatannya terbukti melakukan tindakan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika sesuai tertuang dalam pasal 132 ayat (1). Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 8 tahun,” putus hakim  Handayani, Rabu (29/8/2018).

Tidak hanya itu, ia juga harus kehilangan jabatannya sebagai PNS yang bertugas sebagai anggota Polsus Lapas Kelas II A Kerobokan.

Menanggapi putusan hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Wijaya langsung menyatakan pikir-pikir. Sedangkan terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya Raymond Simamora langsung menerima putusan hakim.

Hakim menilai hal yang meringankan terdakwa selain bersikap sopan selama persidangan, terdakwa juga memiliki tanggungan keluarga serta pernah menerima penghargaan mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas selama ia bertugas sebagai sipir.

“Selain pidana penjara juga menjatuhkan pidana denda 1,5 milliar rupiah subsider 6 bulan kurungan,” sambung Hakim.

Untuk diketahui, terdakwa ditangkap saat dicurigai oleh petugas BNN keluar dari lapas menuju jalan raya menenteng kantong plastik transparan yang berisi gelas plastik. (pol)

BACA JUGA:  Pemogan Berdarah, Satu Orang Kritis Akibat Senjata Tajam