Jelang Purna Tugas, Gubernur Pastika Beri Penghargaan kepada 6 Tokoh Bali

Penganugerahan BMPN 2018 kepada 6 tokoh Bali oleh Gubernur Made Mangku Pastika (foto : ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menganugerahkan penghargaan Bali Mandara Parama Nugraha (BMPN) Tahun 2018 kepada 6 tokoh yang secara konsisten menyumbangkan dedikasi dan pengabdian untuk daerah dan krama Bali. Penghargaan diserahkan pada acara Malam Penganugerahan BMPN 2018 di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (28/8/2018) malam.

“Malam hari ini adalah kesempatan terakhir saya memberikan penghargaan kepada para tokoh atau pemuka masyarakat, yang secara konsisten menyumbangkan dedikasi dan pengabdiannya untuk daerah dan krama Bali. Penghargaan ini bermakna sebagai apresiasi tertinggi dari Pemprov bagi mereka yang berdedikasi memajukan Bali melalui bidang pengabdian masing-masing yang sejalan dengan program Bali Mandara,” kata Pastika.

Mangku Pastika menambahkan bahwa kegiatan malam penganugerahan BMPN 2018 merupakan bagian dari ungkapan rasa syukur seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali, atas telah dilaluinya seluruh rangkaian kegiatan dan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, selama sepuluh tahun program Bali Mandara.

“Sejatinya masih sangat banyak pemuka masyarakat yang berdedikasi tinggi, serta secara konsisten mengabdi untuk kemajuan Bali. Tanpa mengurangi rasa hormat dan terimakasih kepada semua pemuka dan kelompok masyarakat yang sudah ngayah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh selama sepuluh tahun terakhir, tahun ini Pemprov Bali menetapkan 6 orang penerima Bali Mandara Parama Nugraha,” ucapnya.

Pastika meyakini, penghargaan ini bukanlah tujuan utama dari para tokoh dan pemuka masyarakat yang telah mengabdi dan ngayah dengan tulus ikhlas. Ia berharap, ke depannya dedikasi dan pengabdian para penerima BMPN terus ditingkatkan sehingga dapat menjadi tauladan sekaligus motivasi bagi seluruh krama Bali untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

BACA JUGA:  Wagub Cok Ace Dorong Pelaku Wisata Karangasem untuk Bangkit

Sementara itu, Ketua Panitia Malam Penganugerahan BMPN Tahun 2018 I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH melaporkan bahwa tahapan penyelenggaraan kegiatan ini sudah dimulai sejak bulan Januari dengan melibatkan berbagai pihak seperti Kelompok Ahli Pembangunan, Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Bali dan masukan masyarakat.

“Tahun ini, kami melakukan seleksi terhadap 33 nama nominator yang diusulkan. Melalui proses seleksi yang cukup ketat dan verifikasi lapangan, ditetapkanlah enam tokoh penerima Bali Mandara Parama Nugraha Tahun 2018,” bebernya.

Mereka adalah I Wayan Sidja (Tokoh Seniman), I Nyoman Nuarta (Tokoh Seniman), Pande Wayan Suteja Neka (Tokoh Budaya), ABG. Satria Naradha (Tokoh Pers dan Media), Ketut Bangbang Gde Rawi (Tokoh Astronomi) dan Grace M.Tarjoto (Tokoh Pertanian).

Selain sebagai wujud apresiasi dan penghargaan, penganugerahan BMPN diharapkan dapat memotivasi seluruh komponen masyarakat, khususnya generasi muda untuk berpartisipasi aktif dan konsisten meneruskan pengabdian sesuai keahlian dan kemampuan masing-masing.

Malam penganugerahan BMPN 2018 juga dirangkai dengan penutupan rangkaian pelaksanaan Bali Mandara Mahalango V Tahun 2018. Dewa Mahendra melaporkan, Bali Mandara Mahalango V Tahun 2018 telah dilaksanakan dari tanggal 22 Juli s.d. 28 Agustus 2018 di Taman Budaya Provinsi Bali. Selama kegiatan berlangsung, telah dipagelarkan 57 pamentasan seni oleh sanggar/sekaa/yayasan/komunitas seni se-Bali.

Dilaksanakan selama 38 hari, pagelaran kesenian Bali Mandara Mahalango IV tahun 2018 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain memberi hiburan, event tahunan ini juga bertujuan memberi ruang yang lebih luas bagi budayawan dan seniman untuk mempertunjukkan mahakarya mereka.

Malam penganugerahan BMPN 2018 berlangsung meriah dengan pementasan sendratari kolosal. Pentas yang mengambil lakon ‘Parikesit Cakraninggrat’ merupakan garapan Sanggar Paripurna Bona Gianyar pimpinan I Made Sidia. (agw)