Praktisi Hukum: Jangan Takut Dibilang Gak Gaul karena Tidak Pakai Narkoba

Luh Putu Nopi Seri Jayanti, SH. (foto : agw)

Beritabalionline.com – Kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja banyak dipengaruhi oleh faktor pergaulan. Rasa ingin coba-coba tanpa memikirkan dampaknya, membuat kaum remaja berusia labil semakin terjerumus ke dalam penggunaan obat-obat terlarang.

“Kalangan remaja itu batas usianya 13 sampai 18 tahun. Dan fenomena penggunaan narkoba di kalangan remaja adalah fakta yang terjadi di Indonesia, Bali pada khususnya. Ini masalah kita bersama, bagaimana kita mengupayakan pencegahan dan penanggulangan terhadap anak-anak remaja ini agar bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ucap praktisi hukum, Luh Putu Nopi Seri Jayanti, SH., terkait maraknya penyalahgunaan narkoba oleh kaum remaja.

Nopi mengatakan, peran keluarga terutama para orang tua sangat diperlukan dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya maupun anggota keluarga lainnya. Keluarga atau orang tua bisa menjadi garda terdepan maupun agen sosialisasi dalam menyampaikan bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti narkoba.

“Kalau di keluarga sudah baik, tinggal menata bagaimana pergaulan anak-anak kita diluar. Tekankan kepada mereka bahwa menggunakan narkoba tidak baik bagi kesehatan, bisa merusak masa depan, dan akan berurusan dengan hukum,” papar perempuan yang juga Sekretaris DPW Partai NasDem Bali ini saat ditemui, di Denpasar, Senin (27/8/2018)

Ditegaskan oleh Nopi, jika pencegahan tidak dimulai dari sekarang, dikhawatirkan akan semakin banyak kaum penerus masa depan yang menjadi korban. Disisi lain, remaja juga harus diberikan pemahaman bahwa masih banyak hal positif yang bisa dilakukan tanpa narkoba.

“Bagi kaum remaja jangan takut dibilang gak gaul, gak kekinian atau ketinggalan jaman karena tidak menggunakan narkoba. Lakukan hal positif seperti berkesenian, membuat sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri, lebih-lebih untuk masyarakat banyak,” pesan caleg Partai NasDem yang akan maju ke DPRD Bali dari daerah pemilihan (dapil) Buleleng ini. (agw)

BACA JUGA:  Update Covid-19 di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 26 Orang dan Sembuh 13