Gubernur Bali Terpilih Diharapkan Lanjutkan Kelas Maya ‘Jejak Bali’

Gubernur Pastika resmikan Sistem Pembelajaran Online Kelas Maya Jejak Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengharapkan Gubernur Bali terpilih Wayan Koster dapat melanjutkan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi kelas maya ‘Jejak Bali’.

“Suka nggak suka harus diteruskan, apalagi nanti yang menjadi gubernur, sebelumnya merupakan anggota Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, jadi semestinya makin didukung,” katanya disela-sela Pencanangan Kelas Maya Jejaring Jelajah Kreativitas (Jejak) Bali, di Denpasar, Senin (27/8/2018).

Ia mengaku bersyukur kelas maya bisa diterapkan di SMA/SMK di Bali, meskipun sebenarnya jika dibandingkan di negara lain sudah cukup terlambat. Namun, dia berpandangan dengan penggunaan kelas maya itu banyak sisi positifnya karena tidak ada lagi sekat wilayah, tempat dan waktu, semua siswa tanpa memandang kaya dan miskin dapat mengakses pendidikan yang berkualitas.

Pastika meyakini dengan penerapan kelas maya, kualitas pendidikan menjadi lebih baik dan mengefisiensi banyak hal seperti ruangan, kertas, dan biaya. Pembelajaran lewat kelas maya, lanjut dia diyakini tidak akan memengaruhi pembentukan karakter para siswa yang terbangun oleh hubungan secara langsung antara guru dengan siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani menambahkan dari 333 SMA dan SMK se-Bali yang menjadi kewenangan Pemprov Balo, saat ini sebanyak 328 sekolah diantaranya 129 SMA-SMK Negeri dan 199 SMA-SMK Swasta sudah terdaftar mengikuti sistem kelas maya.

Dari jumlah sekolah yang terdaftar adapun jumlah guru yang terdaftar sebanyak 5.133 orang, siswa sebanyak 29.670 orang dan kelas maya yang sudah dibuat sebanyak 15.721 kelas. Kelas maya “Jejak Bali” programnya disiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bali bekerja sama dengan Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud. (agw)

BACA JUGA:  Empat Warisan Budaya Denpasar Ditetapkan Jadi WBTB Indonesia 2018