Anggota Kodim 1616/Gianyar Jalani Tes Urine

Anggota Kodim 1616/Gianyar jalani tes urine ( foto : ist)

BBO.COM – Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, Bali, berharap peran Babinsa dalam ikut medeteksi dan memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah desa binaannya.

Hal itu dikatakan Kasi Rehabilitasi BNNK Gianyar I Nyoman Ari Prasetya saat pelaksanaan kegiatan Program P4GN tes urine bagi personil Kodim 1616/Gianyar.

“Apabila Babinsa menemukan indikasi kegiatan penyalahgunaan narkoba di masyarakat maka dapat melaporkan langsung ke BBNK Gianyar,” ucapnya, Kamis (23/8/2018) bertempat di Makodim setempat.

Ari menambahkan, para Babinsa dapat melaporkan via telepon atau datang langsung ke Kantor BNNK Gianyar. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tes urine terhadap anggota Kodim 1616/Gianyar merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh BNNK Gianyar.

“Tes dilakukan untuk dapat mengantisipasi terjadinya pemakaian obat terlarang jenis narkoba di lingkungan TNI AD. Hasil tes urine juga langsung¬†diketahui hasilnya,” ungkapnya.

Pemeriksaan tes urine meliputi antara lain, Amphetamine (AMP), Methampetamine (MET), THC Marijuanan (THC), Morphine (MOP) dan Benzodiazepines (BZO).

“Hasil tes urine terhadap 40 anggota militer dan PNS Kodim 1616/Gianyar tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.

Sementara itu, Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, S.E., menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan, memberikan tindakan preventif dan pencegahan bagi anggota.

Dandim berharap anggota Kodim 1616/Gianyar tidak ada yang terlibat baik sebagai pengguna maupun pengedar narkoba karena ganjarannya sangat berat yakni pemecatan.

“Untuk itu mari kita hindari dan jangan sampai kita tergoda dan terbujuk rayu dengan narkoba. Kegiatan ini sekaligus membuktikan kepada masyakat bahwa kita itu bebas dari narkoba,” demikian Dandim. (agw)

 

BACA JUGA:  Pendaftaran Capres Cawapres Dibuka Mulai Hari ini