Kunjungi Korban Gempa, Pangdam Udayana Minta Prajurit TNI Laksanakan Tugas Sebaik-baiknya

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P mengunjungi korban bencana gempa bumi di Lombok, NTB. (Foto : Pendam)

BBO.COM – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P mengunjungi korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (21/8/2018). Dalam kunjungan itu Pangdam didampingi Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto G.

Dalam siaran pers yang diterima Koran Metro di Denpasar, Kamis (23/8/2018), Kapendam mengatakan,  dengan terjadinya gempa susulan di Lombok menyebabkan jumlah korban bertambah, baik korban jiwa, luka-luka maupun korban materiil.

“Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, pada Selasa (21/8/2018) telah terjadi 17 kali gempa susulan dengan kekuatan berkisar antara 3,0 sampai dengan 5,1 SR menimpa wilayah NTB, menyusul bencana gempa yang terjadi pada Minggu (19/8/2018) malam lalu, sehingga menambah korban jiwa, luka luka maupun kerugian materiil,” terang Kapendam.

Sesuai hasil pendataan di lapangan, musibah gempa Lombok mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 514 orang, luka berat 702 orang, luka ringan 794 orang, kerugian materiil meliputi kerusakan rumah warga 59.280 unit, faslitas umum 266 unit dan jumlah pengungsi sebanyak 431.436 orang tersebar di wilayah Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Utara dan Lombok Tengah.

Lebih jauh dikatakan Jonny Harianto, menyikapi kejadian ini TNI bersama dengan instansi terkait lainnya senantiasa bergerak cepat untuk menangani dampak gempa yang terjadi.

Selain mengunjungi korban gempa, Pangdam juga mengunjungi Kabupaten Sumbawa untuk meninjau lokasi terjadinya kebakaran di Desa Pulau Bungin, Kecamatan Alas. Kebakaran diduga karena adanya arus pendek sebagai akibat dari runtuhnya bangunan, tembok-tembok retak, kabel-kabel listrik putus.

Musibah ini menyebabkan 26 unit rumah warga terbakar di Desa Pulau Bungin yang dikenal sebagai daerah pemukiman para nelayan berpenduduk padat, “Melihat kondisi ini Pangdam memerintahkan anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Bencana untuk segera membangun tenda di Puskesmas, Kecamatan Alas sebagai Pos bantuan pengobatan dan logistik bagi warga masyarakat yang membutuhkan pengobatan dan tindakan medis serta membutuhkan bantuan logistik,” kata Kapendam.

BACA JUGA:  Terungkap, Bule Meninggal di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Positif Corona

Pangdam IX/Udayana memerintakan kepada anggota TNI yang tergabung dalam Satgas senantiasa siap membantu pemerintah daerah dan warga masyarakat dalam upaya membangun kembali Nusa Tenggara Barat.

“Karena itu mohon doanya agar para prajurit TNI yang sedang bertugas di Lombok, Sumbawa dan daerah Nusa Tenggara Barat lainnya senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan serta lindungan Allah SWT, sehingga tetap dapat melaksanakan tugas kemanusiaan dengan sebaik-baiknya untuk saudara-saudara dan keluarga kita di Lombok dan Sumbawa, NTB,” pinta Pangdam Benny Susianto. (agw)