Menteri Koperasi dan UKM Semangati Atlet Bali yang Berlaga di Asian Games

Menteri Koperasi dan UKM, AA. Ngurah Puspayoga ikut beri dukungan dan semangat kepada atlet Bali yang berlaga di Asian Games 2018. (foto : ist)

BBO.COM – Menteri Koperasi dan UKM, AA Gede Ngurah Puspayoga didampingi Ketua Kabaddi Indonesia, I Gusti Bagus Alit Putra hadir memberi dukungan dan motivasi kepada atlet dari Bali, termasuk  Kota Denpasar yang berlaga di arena Asian Games 2018 di Jakarta.

Di hari pertama penyelenggaraan even olah raga tingkat Asia itu, atlet Bali yang tergabung dalam skuad Indonesia mengikuti pertandingan perdana cabang olah raga  Kabaddi di Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (19/8/2018).

Dalam laga hari pertama, tim Kabaddi putri Bali berhasil mengungguli tim Jepang. “Kemenangan ini merupakan momentum yang baik untuk cabor Kabaddi yang tergolong baru ini. Kedepanya seluruh atlet harus berprestasi dan menjaga sportifitas dalam setiap pertabdingan,” pesan Alit Putra.

Lebih lanjut mantan wakil gubernur Bali ini mengatakan, olahraga Kabaddi merupakan salah satu cabor yang tergolong baru. Dimana, olahraga ini secara resmi dikenal sejak 2007. “Besar harapan kami ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan olahraga Kabaddi di Indonesia, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” harapnya.

Sementara Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara yang turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih atas dedikasi para atlet dalam mengharumkan nama Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya di kancah Asia.

“Kami berharap seluruh tim atlet Denpasar mampu tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportifitas serta mengedepankan sikap profesionalisme saat berlaga,” pintanya.

Pada gelaran Asian Games kali ini, KONI Kota Denpasar menyumbang 15 atlet dan 6 pelatih guma  memperkuat kontingen Merah Putih.

BACA JUGA:  Firza Andika Lolos Seleksi di Klub Eropa

Untuk diketahui, Asian Games 2018 yang merupakan even olah raga terakbar di Benua Asia ini, diikuti 11 ribu atlet dan 5.000 ofisial dari 45 negara, serta mempertandingkan 465 nomor dari 40 cabang olah raga. (tra/hms)