Dipercaya Bisa Jaga Empat Pilar Kebangsaan, FP-NKRI Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

FP-NKRI deklarasi mendukung Capres dan Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. (foto : agw).

BBO.COM – Dukungan kepada Capres dan Cawapres Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin yang maju dalam Pilpres 2019 terus mengalir. Puluhan orang dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli NKRI, Minggu (19/8/2018) sore menggelar deklarasi dan menyatakan dukungan terhadap pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin.

Ketua Umum FPNKRI Bima “Mocka” Prasetya saat ditemui sebelum deklarasi yang digelar di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, mengatakan, FP-NKRI merupakan sebuah organisasi yang tidak berafiliasi denan politik praktis dan tetap konsen di politik kebanggsaan.

Melalui kepemimpinan Jokowi-Ma’aruf Amin kedepan, pihaknya percaya bahwa Indonesia akan bangkit menjadi bangsa yang besar. Bangsa yang disegani dimata dunia, bangsa yang sangat menghargai nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan dalam kemanusian.

“Kita percaya beliau berdua bisa menjaga empat pilar kebangsaan, yang memang menjadi salah satu visi misi FP-NKRI sendiri. Kami melihat selama kepemimpinan bapak Jokowi empat pilar kebangsaan telah berjalan baik, begitu juga hal lain seperti kondisi perekonomian, kebudayaan dan lainnya berjalan baik. Itu alasan kami memberikan dukungan,” terangnya.

Mocka menjelaskan, untuk mewujudkan kesetaraan dalam kemanusiaan, pertama, Indonesia harus mampu berdaulat secara politik, yaitu mampu menentukan kehendaknya sendiri secara bebas dan aktif, baik dalam negeri maupun Iuar negeri dengan tidak memihak pada ideologi tertentu selain Pancasila.

Kedua, Menjadikan Indonesia yang berdikari secara ekonomi, bangsa Indonesia harus mandiri dan mampu mengelola sumber daya ekonomi tanpa tergantung pada pihak asing. Ketiga, Indonesia yang berkepribadian secara budaya, dengan budayanya sendiri. Budaya merupakan karakter suatu bangsa, bangsa yang Iupa akan budayanya berarti bangsa yang Iupa akan identitasnya.

“Oleh karena itu, Indonesia harus dapat mencegah adanya hegemoni budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pancasila harus menjadi “nation and character building bangsa Indonesia sehingga bangsa Indonesia tetap eksis menjadi bangsa yang bermartabat dan di kancah Internasional”,” ucapnya.

Ditempat yang sama, pembina FP-NKRI Hengky Suryawan menerangkan, reformasi 1998 telah membuahkan hasil dan salah satu hasil terbesarnya yaitu demokrasi yang sesungguhnya bukan hanya menghendaki kebebasan, melainkan juga tuntutan akan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Forum Peduli NKRI lahir sebagai upaya mewujudkan cita-cita Reformasi 1998 yang selama kurang lebih dari 20 tahun menghadapi berbagai tantangan dalam dinamika sosial, politik, ekonomi di Indonesia, demikian Hengky. (agw)