Presiden Jokowi Minta BUMN Kurangi Bahan Baku Impor

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Wapres Jusuf Kalla bersiap memimpin rapat terbatas mengenai lanjutan strategi kebijakan memperkuat cadangan devisa.(foto: Ist)

BBO.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada BUMN untuk segera meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri. Sebab, hal tersebut dapat menyelamatkan cadangan devisa Indonesia.Hal itu diungkapkan Jokowi dalam membuka rapat terbatas (ratas) mengenai lanjutan strategi kebijakan memperkuat cadangan devisa. Dalam ratas tersebut turut hadir Direktur Utama PLN Sofyan Basir dan Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.
“Percepatan pelaksanaan mandatori biodiesel, peningkatan TKDN, terutama untuk BUMN besar yang sebelumnya memakai komponen impor agar ini diperhatikan,” kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).

PLN merupakan BUMN yang paling banyak bergantung dengan bahan baku impor dalam merealisasikan program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Sedangkan Pertamina menjadi BUMN yang bisa menerapkan pemanfaatan biodiesel 20% (B20). Penerapan ini dinilai bisa mengurangi bahan baku minyak impor.

Jokowi mengungkapkan, strategi peningkatan cadangan devisa juga menjadi titik awal pemerintah dalam menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Selain menekan impor dan meningkatkan ekspor serta investasi, pemerintah pun akan mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung pariwisata. Sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang devisa.

“Kita harus jaga Stabilitas rupiah dalam nilai yang wajar, inflasi rendah, defisit transaksi yang aman,” ungkapnya.(arz)

BACA JUGA:  Kadisperindag Bali Minta Pengelola Pasar Terapkan Protokol Kesehatan