Masyarakat Diingatkan Tidak Pasang Bendera Dekat Jaringan Listrik

Bermain layangan di dekat tiang listrik (ilustrasi)

BBO.COM – Warga Banjar Batu Belig, Gang Daksina, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung berlarian menuju Banjar setempat untuk menolong I Nyoman Sudarsana (24) yang mengerang kesakitan usai tersengat aliran listrik saat hendak memasang bendera merah putih.

“Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh akibat tersengat aliran listrik saat memasang bendera merah putih di Banjar setempat. Tiang besi bendera yang dipegangnya mengenai kabel listrik tegangan tinggi dan korban terkena setrum hingga terjatuh,” kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta.

Terkait peristiwa tersebut, PLN Distribusi Bali mengingatkan masyarakat apabila ingin memasang tiang bendera dalam rangka menyambut HUT ke-73 Kemerdekaan RI, hendaknya tiang bendera tidak berdekatan dengan jaringan listrik. Kalaupun harus dipasang minimal jarak tiang dengan jaringan 2,5 meter.

“Kita minta masyarakat hindari menggunakan tiang yang terbuat dari besi, kalau bisa gunakan paralon atau bambu yang sudah kering,” pesan Manajer Distribusi PT PLN Distribusi Bali, Eko Mulyo dalam keterangan persnya di Denpasar, Senin (13/8/2018).

Bukan hanya pemasangan bendera, umbul-umbul maupun spanduk, dan bermain layang-layang serta sejenisnya, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk menjauh dari lokasi jaringan listrik PLN.

Eko yang didampingi Deputi Manager Komunikasi dan Lingkungan, I Gusti Ketut Putra juga mengungkapkan, terganggunya jaringan listrik akan berdampak dan menimbulkan kerugian banyak pihak.

“Sebenarnya angka kecelakaan yang diakibatkan listrik PLN dari tahun ke tahun semakin turun seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat. Kami juga akui dengan sistem yang ada, apabila terjadi listrik padam di satu lokasi bisa dipasok dari lokasi lainnya. Namun tetap kami berharap agar masyarakat selalu berhati-hati, jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pria Tua di Garut, Jawa Barat Minum Darah Sapi Kurban Bikin Heboh Warga

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Manager Komunikasi dan Lingkungan IGK Putra menambahkan, selain diminta berhati-hati ketika memasang bendera, warga juga diimbau agar tidak menyalurkan aliran listrik ke tetangga atau ke ladang karena hal ini cukup berbahaya.

Pihaknya juga meminta kepada warga agar selalu berkordinasi dengan PLN terdekat atau bisa menghubungi kontak center 123 apabila ada permasalahan terkait pemangkasan pohon dekat jaringan listik, membangun rumah/ruko di bawah jaringan. “Kalau warga mau menebang pohon bisa lapor ke PLN dan kami akan membantu penebangan, tidak dipungut bayaran alias gratis,” demikian Putra. *agw