Penyandang Difable Meninggal Dunia Saat Menyelam di Tulamben

Evakuasi jenasah korban ke Puskesmas Kubu (ist)

BBO.COM – Seorang penyandang difable bernama Ni Wayan Parwati (37) meninggal dunia saat menyelam di perairan kawasan wisata liberty Tulamben, Karangasem.

“Korban meninggal pada saat mengikuti dive (menyelam) dalam rangka pengibaran bendera merah putih dalam program My Trip My Adventure yang diselenggarakan oleh salah satu televisi nasional,” terang Direktur Polair Polda Bali, Kombes Pol. Sukandar, Jum’at (10/8/2018).

Selain korban, ada tujuh peserta lain yaitu tiga orang artis, Ketua Komunitas Difable dan tiga anggota difable termasuk korban sendiri dalam kegiatan yang berlangsung, Kamis (9/8/2018) tersebut. Ketujuh peserta didampingi sebanyak sembilan orang guide.

“Sebelumnya, para peserta sudah diberikan penjelasan oleh Guide Instruktur, I Nengah Mangku Putu. Kemudian sekitar pukul 10:00 seluruh peserta melakukan dive dalam rangka mengibarkan bendera merah putih,” jelas Dir Polair.

Dari keterangan saksi yang merupakan guide dive pendamping korban yaitu, I Ketut Antara (35), saat melaksanakan dive untuk mengibarkan bendera merah putih pada kedalaman enam meter selama 13 menit, korban masih dalam keadaan baik. Kemudian, melakukan dive di seputaran area selama sepuluh menit juga tidak ada masalah dengan korban.

“Saksi lalu mengajak korban untuk naik dengan memberikan kode dan korban menyatakan masih baik juga. Setelah dipermukaan air, saksi mengajak korban berbicara namun tidak menyahut dan dalam keadaan lemas. Korban kemudian dibawa ke Puskemas Kubu untuk mendapat pertolongan,” lanjut Kombes Sukandar.

Hasil pemeriksaan medis Puskemas Kubu yang dilakukan oleh dr. I Ketut Agus Muliadi Artawan, bahwa korban tiba di Puskesmas sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban hanya lebam ke biru-biruan pada muka, dan dari mulut korban keluar busa,” kata Sukandar.

Keluarga korban sendiri dikabarkan sudah mengatakan ikhlas dan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap korban. Hal tersebut dikuatkan dengan surat pernyataan dari keluarga korban yang di wakili langsung oleh suami korban, I Wayan Sugianto.