Detik-Detik Proklamasi Wajib Bunyikan Kulkul

Wabup Made Kasta (kiri) bersama sekda Gede Putu Winastra

BBO.COM – Serangakaian memperingati HUT RI ke-73, banjar adat di Kabupaten Klungkung, diimbau membunyikan kulkul (kentongan) saat berlangsungnya detik-detik proklamasi, Jumat (17/8/2018) pukul 10.00 wita. Kentongan dibunyikan dengan nada lambat selama 1 menit.

“Terobosan” baru ini (membunyikan kentongan) dimaksudkan agar warga Klungkung senantiasa ingat dengan momentum bersejarah dan puncak kebebasan bangsa ini dari cengkraman penjajah.

Hal terpenting menurut Ketua Panitia Peringatan HUT RI ke-76 di Klungkung Made Kasta bersama sekretaris panitia, I Gede Putu Winastra, ketika masyarakat sadar akan sejarah lahirnya bangsa ini, akan diikuti munculnya kembali semangat nasionalisme sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang ada di tengah masyarakat. Kasta yang juga wabup Klungkung dan Winastra yang Sekda berharap semangat nasionalisme itu terus tumbuh ditengah gempuran jaman modernitas yang ditandai dengan kemajuan tehnologi informasi.

Bagi Made Kasta dan Winastra, semangat kebangsaan ini bisa diwujudkan dalam bentuk memupuk semangat gotong royong yang menjadi salah satu identitas orang Bali. “Kami berharap keterlibatan masyarakat hingga ke tingkat banjar, makin menumbuhkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan,” tandas Wabup Kasta, Jumat (10/8/2018).

Pihak panitia sudah berkoordinasi dengan Majelis Desa Pakraman terkait membunyikan kulkul bertepatan dengan detik-detik Proklamasi. Guna memeriahkan Peringatan HUT RI ke-73, panitia mengadakan berbagai kegiatan baik sifatnya lomba maupun acara sosial dan hiburan. “Kedepannya, kami akan agendakan pemasangan bendera merah putih di sepanjang jalan protokol dan napak tilas guna terus menggelorakan semangat kebangsaan,” pungkas Kasta.(arz) 

BACA JUGA:  TNI dan Polri Dorong Masyarakat Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2019