Gerebek Kamar Kos, Polisi Ringkus Bule Australia Pengedar Kokain

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo tunjukkan BB kokain

BBO.COM – Maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar tidak hanya dilakukan warga Indonesia namun juga melibatkan warga negara asing. Ini terlihat ketika Sat Resnarkoba Polresta Denpasar meringkus tiga orang pengedar narkoba jenis kokain.

“Awalnya kita menangkap seorang perempuan bernama Bena yang tinggal di kamar kos di jalan Intan Permai, Kerobokan Badung. Di dalam kamar tersangka kami temukan 4 paket narkoba jenis kokain,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, Kamis (9/8/2018).

Kepada polisi, perempuan berusia 20 tahun yang ditangkap petugas, Sabtu (4/8/2018) sekitar pukul 20:00 Wita ini mengaku mendapat barang dari temannya bernama Remi (43). Beberapa jam kemudian, Remi dibekuk petugas saat berada di kamar kosnya di Jalan Mataram, Kuta, Badung.

“Saat dikonfrontir Remi mengakui memberikan kokain kepada Bena. Tersangka mengaku memperoleh barang dari pacarnya bernama Brandon, warga negara Australia,” beber Kombes Hadi.

Petugas kemudian mengobok-obok kamar kos yang ditempati Remi dan Brandon. Disana petugas kembali menemukan 13 plastik klip berisi kokain seberat 11,6 gram. Dengan bahasa Indonesia lumayan lancar, bule berusia 43 tahun yang bekerja sebagai arsitek Villa ini mengaku mendapat barang dari seseorang bernama Made.

“Brandon mengaku membeli barang dari Made seharga Rp40 juta. Mereka tidak saling mengenal dan pada saat transaksi dilakukan di jalan Legian,” kata Kapolresta.

Kepada penyidik, Bena mengatakan jika kokain yang diperoleh dari Remi sudah terjual baru diberi upah. Sementara Brandon dan Remi mengaku selain dijual, kokian dikonsumsi berdua. Itu dilakukan sejak lima tahun ke belakang. (agw)

BACA JUGA:  Dari 6 Pelaku Pencurian di Mapolda Bali, 4 Sudah Ditangkap, 2 Masih Buron