Beraksi di 13 TKP, Pelaku Pencurian dan Penipuan Sepeda Motor Didor Polisi

Nyoman Untung Astawa alias Untung kenakan baju tahanan (orange) usai ditangkap polsek denpasar barat

BBO.COM – Sepak terjang I Nyoman Untung Astawa alias Untung (47) dalam melakukan aksi pencurian dan penipuan sepeda motor dihentikan Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat. Dua butir timah panas dilepas petugas sebagai bonus terhadap tersangka.

“Tersangka sembilan kali beraksi di wilayah Denbar. Lima kali mencuri dan empat kali melakukan penipuan. Kemudian di luar Denbar pelaku beraksi sebanyak lima tkp dengan rincian satu kali di Dentim dan empat kali di Mengwi. Semua kasus penipuan,” terang Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Pandibu, Kamis (9/8/2018).

Modus pelaku dalam melakukan aksi pencurian dan penipuan di wilayah Denpasar Utara yakni menyasar sepeda motor dengan kunci masih nyantol yang tengah parkir di warung-warung. Jika luput dari penglihatan pemilik kendaraan, pelaku langsung menggondol sepeda motor korban.

“Tapi kalau motor dekat dengan pemiliknya, pelaku datang dengan membawa helm dan berpura-pura meminjam sepeda motor dengan berbagai alasan motornya kehabisan bensin. Setelah diberikan, pelaku pergi dan membawa kabur sepeda motor korban,” jelas Kapolsek.

Polisi yang geram dengan banyaknya laporan kasus pencurian dan penipuan dari masyarakat kemudian melakukan penyelidikan. Berbekal ciri-ciri pelaku yang diperoleh dari para korban, buser Polsek Denpasar Barat memburu pelaku.

Kerja keras pasukan Kompol Adnan Pandibu membuahkan hasil. Untung yang juga punya nama panggilan Wahyu berhasil diringkus, Selasa (7/8/2018) sekitar pukul 02:00 Wita, di rumahnya di Jalan Singosari Utara gang Melati No. VI Denpasar Utara.

“Kita amankan barang bukti 13 unit sepeda motor hasil kejahatan. Pelaku kita jerat dengan dua pasal berbeda. Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” kata Kapolsek dengan didampingi Kanit Reskrim Iptu Aji Yoga Sekar. (agw)

BACA JUGA:  Bunuh dan Buang Bayi ke Tempat Sampah, Wanita NTT Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara