Petinju Pelatnas Asian Games 2018 dari Bali Meninggal

Petinju Valentinus Nahak Bria sebelum meninggal (foto : ngopibareng.id)

BBO.COM – Setelah sekian lama berjuang melawan penyakit yang dideritanya, petinju amatir Bali dan Pelatnas Tinju Asian Games 2018, Valentinus Nahak Bria akhirnya meninggal pada Kamis (2/8/2018) malam.

Ketua Koni Bali, I Ketut Suwandi yang dikonfirmasi awak media, membenarkan bahwa salah satu petinju amatir andalan Bali itu sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Suwandi mengaku bahwa informasi kepergian Valaentinus Nahak untuk selama-lamanya itu diperolehnya dari Wakil Ketua Pertina Bali, Herry T Putra yang akrab dipanggil Herry Soto, menyusul kondisi petinju tersebut yang terus mengalami penurunan drastis selama dalam perawatan di RSUP Sanglah.

Seperti diketahui, kondisi fisik Valentinus Nahak mengalami penurunan drastis akibat penyakit kelenjar getah bening. Sebelumnya, kondisi Valentinus sempat membaik setelah dibesuk oleh sejumlah kerabatnya, termasuk beberapa pengurus KONI dan Pertina Bali.

Sejak diserang penyakit, petinju yang pernah membela Bali dan sukses mendapatkan medali perak di PON 2016 Jawa Barat ini tampak tak berdaya, kondisi fisiknya melemah, tubuhnya terlihat kurus, jauh berbeda dari kondisi sebelumnya ketika masih lincah di ring tinju

Valentinus Nahak merupakan satu diantara atlet tinju amatir Bali yang mengikuti Pelatnas untuk persiapan Asian Games 2018. Pada  Mei 2018, ia kembali ke Bali dan semenjak itu ia mulai mendapat perawatan karena penyakit kelenjar getah bening yang dideritanya.

Sementara berdasarkan hasil biopsi, atlet Pelatnas Asian Games asal Bali, Valentinus Nahak didiagnosis mengidap tumor kelenjar getah bening stadium lanjut. Namun, kondisinya tak kunjung mengalami peningkatan yang signifikan. (tra)

BACA JUGA:  Prui Bali Bidik Lima Besar Pra PON