Baby Sitter Gadungan Gasak Barang Penghuni Villa

Pelaku pencurian menyaru baby sitter beserta barang bukti diamankan polisi. (foto : ist)

BADUNG – Beragam cara dilakukan pelaku kejahatan dalam menjalankan aksinya. Termasuk berpura-pura menjadi pengasuh bayi seperti yang dilakukan Novia Martha Angelina Sihombing (19).

Wanita muda beralamat KTP Depok, Jawa Barat ini menguras barang-barang milik Mary Dean Libuton Tagua (30), penghuni sebuah Villa di Jalan Raya Legian gang XXXI Legian, Kuta. Aksinya kemudian mengantarkannya ke balik jeruji besi.
“Awalnya korban mencari baby sitter dengan memasang pengumunan di Facebook. Pelaku lalu menghubungi korban dan mengaku mau menjadi baby sitter karena butuh pekerjaan,” terang Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra, Kamis (2/8/2018) pagi.
Setelah sepakat, pelaku mulai bekerja di rumah korban mulai, Rabu (18/7/2018). Esok harinya sekitar pukul 05:00 Wita, korban pergi ke pasar untuk belanja. Namun ketika kembali, korban mendengar suara anaknya menangis.
“Korban lalu mencari ke belakang dan melihat anaknya menangis sendirian tanpa ditemani pelaku. Korban bertambah kaget setelah mengetahui barang barang miliknya seperti Laptop, tas, handphone dan dompetnya hilang,” kata Kanit.
Perempuan kelahiran Philipina, 6 Februari 1990 dan telah menjadi warganegara Malaysia ini melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Kuta. Sepekan melakukan penyelidikan, pelaku berhasil dibekuk di seputaran Pasar Seni Ubud, Gianyar, Jumat (27/7/2018) sekitar pukul 18:00 Wita.
Tak hanya itu, tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta juga mengamankan seorang laki-laki bernama Riyan Anggara (26) karena membeli laptop curian merk Asus warna hitam yang dijual pelaku.
“Pelaku mengaku mengambil barang dengan alasan terdesak kebutuhan. Dan itu dilakukan saat korban sedang keluar rumah. Namun apapun alasannya, pelaku kita kenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Iptu Aan. (agw)
BACA JUGA:  Curi iPhone, SPG Berparas Ayu Dicokok Petugas Polresta Denpasar