Gubernur Pastika Terima Penghargaan ‘Wikan Award’

Gubernur Mangku Pastika saat menerima penghargaan Wikan Award (foto : ist)

DENPASAR – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima penghargaan “Widya Karya Nugraha (Wikan) Award” dari Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali karena memiliki komitmen dan kontribusi dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat.

“Tim penilai sudah mencatat kerja nyata Gubernur dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak miskin yang memerlukan sekolah, hingga terwujudnya SMAN/SMKN Bali Mandara,” kata Ketua YKKPB Dr Anak Agung Gede Oka Wisnumurti pada malam puncak penganugerahan Wikan Award di Denpasar, Selasa (31/7/2018) malam.

Dijelaskan, Wikan Award diberikan kepada tokoh masyarakat Bali, baik perorangan maupun organisasi dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat dan juga berkontribusi bagi Universitas Warmadewa.

Selain menganugerahkan Wikan Award pada Pastika, penghargaan yang sama juga diberikan kepada empat orang lainnya, yaitu Dr I Made Sutaba (mantan Dekan Fakultas Sastra Unwar periode 1984-1996), Ir I Gede Sukaca (alm) yang merupakan mantan Dekan Fakultas Pertanian Unwar periode 1984-1993.

Berikutnya, Ir I Made Kerthiyasa (alm) yang merupakan mantan Dekan Fakultas Teknik Unwar periode 1984-1999 dan Dewa Komang Adhi SH, MH (mantan Wakil Dekan II Fakultas Hukum Unwar periode 1984-1987).

“Kami bersyukur karena selangkah demi selangkah bisa meningkatkan kualitas SDM, sarana prasarana dan kesejahteraan karyawan Unwar sesuai dengan tagline ‘welfare for all’ atau kesejahteraan untuk semua,” ujar Wisnumurti.

Ke depan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM di bidang pendidikan dan kesehatan dengan mengembangkan rumah sakit, college, bahkan akademi komunitas yang nantinya bisa memberikan kesempatan pada anak-anak bangsa untuk bisa meningkatkan kompetensi di bidang keahlian masing-masing.

Sementara itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan YKKPB. “Jika wikan (dalam bahasa Bali) diartikan pintar, maka saya merasa belum pintar, masih banyak yang lebih pintar di sini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ny Putri Koster Dorong Aparatur Desa Berdayakan Lansia

“Tetapi kalau ini bermaksud bahwa saya telah memberikan perhatian yang cukup kepada pendidikan, maka saya berterima kasih atas penghargaan ini,” ungkap dia.

Pastika mengatakan, pendidikan sangat penting untuk memutus garis kemiskinan. Ia mengingatkan bahwa pendidikan harus memihak kepada masyarakat miskin. “Yang paling punya kompetensi untuk memotong kemiskinan adalah pemerintah,” ucapnya.

Selain Widya Karya Nugraha, pada malam yang sama juga diserahkan penghargaan Nayaka Widya Nugraha kepada unitas di Universitas Warmadewa yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional. (yes)