Penyeberangan Pelabuhan Sampalan-Kusamba Ditutup Sementara

Pelabuhan Sampalan Nusa Penida terlihat tampak lengang. (foto : ist)

SEMARAPURA – Aktifitas penyeberangan fast boat dari dan ke Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida-Tribuwana, Kusamba, Kabupaten Klungkung, Senin (30/7/2018) pagi, ditutup untuk sementara.

Dari pantauan BBO di lapangan menyebutkan, akibat penutupan ini Pelabuhan Sampalan yang setiap hari biasanya dipadati penumpang yang mau nyeberang ke Pelabuhan Tribuana dan Banjarbias, Kusamba, terlihat lengang.

Menurut penuturan seorang warga setempat, Dewa Made Udiana, aktifitas penyeberangan dari dan ke Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, Pelabuhan Tribuana dan Banjarbias, Kusamba ditutup karena alasan ombak di Pantai Kusamba lagi pasang.

“Ketinggian ombak di Pantai Kusamba diperkirakan mencapai tiga meter lebih, hal ini sangat membahayakan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak otoritas pelabuhan di Nuda Penida terpaksa menutup sementara aktifitas penyeberangan fast boat dari dan ke Nusa Penida-Kusamba,” terangnya.

Loket penjualan tiket fast boat di pelebuahan Sampalan Nusa Penida terlihat sepi penumpang.

Dijelaskan Udiana, sebelum dilakukan penutupan, ada tiga fast boat yang sudah melayani penyeberangan dari Pelabuhan Sampalan ke Kusamba, yaitu Gangga Express dan Sekar Jaya. Ketiga kapal motor cepat itu berangkat mengangkut penumpang pada pukul 06.30 WITA.

Sedangkan penumpang yang tidak terangkut dialihkan ke kapal roro Nusa Jaya Abadi. “Penumpang yang belum sempat terangkut, termasuk rombongan Pak Bupati Klungkung terpaksa dialihkan naik kapal roro dari Pelabuhan Mentigi, Nusa Penida ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem,” demikian Udiana. (sdn)

BACA JUGA:  Pemkot Denpasar Gelar Parade Gong Kebyar dan Kesenian Klasik 2018.