Mayat Perempuan Tua Mengambang di Sungai Yeh Empas

Mayat Korban, I Gusti Agung Tunjung saat dievakuasi ke BRSU Tabanan (foto : ist)

TABANAN – Warga Banjar Wanasara Kelod, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Minggu (29/7/2018) pagi diebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan mengambang di atas Sungai Yes Empas.

Mayat tersebut diketahui bernama I Gusti Agung Tunjung (86), warga asal Banjar Wanasara Kelod, Desa Bongan, Tabanan.

Menurut keterangan saksi mata, Putu Sugana, sosok mayat tersebut ditemukan mengambang di sungai sekitar pukul 07.30 Wita saat dia berjalan di pinggir sungai Yeh Empas. “Saat itu saya melihat sesosok mayat mengambang, lalu saya dekati. Korban dalam posisi tengkurap,” tuturnya.

Setelah diamati, ternyata saksi mengenal sosok mayat tersebut. Korban yang dilihatnya itu tak lain adalah warga dari Banjar Wanasara Kelod, Desa Bongan bernama Ni Gusti Agung Tunjung.

Selanjutnya, Sugana ditemani beberapa warga masyarakat setempat kemudian melaporkan tentang penemuan mayat di sungai Yeh Empas ke Polsek Tabanan.

Petugas kepolisian bersama-sama dengan tim PBD Tabanan dan masyarakat mengevakuasi mayat korban ke pinggir sungai Yeh Empas. Setelah dilakukan pemeriksaan luar selanjutnya mayat korban dibawa ke BRSU Tabanan.

Dari hasil olah TKP, saat ditemukan mayat korban dalam posisi telanjang dan tengkurap serta mengambang di air dg kepala mengarah ke utara dan kaki ke selatan. Posisi mayat berjarak sekitar 2 meter dari pinggir sungai.

Dalam tubuh korban ditemukan luka pada bagian kepala, luka lecet pada tulang kering kaki kanan dan luka lecet pada pergelangan tangan kanan.

Hasil pemeriksaan dokter jaga BRSU Tabanan, dr. I Gusti Ngurah Yuda, saat ditemukan terdapat luka lebam di tubuh korban. Namun, pihaknya tidak dapat menentukan waktu kematian korban, mengingat tubuh mayat mengembang akibat terendam air.

BACA JUGA:  DPRD Tabanan dan Eksekutif Sepakat Tetapkan 3 Ranperda Jadi Perda

Pelapor Anak Agung Kt Suyasa (anak korban) menerangkan bahwa korban meninggalkan rumah pada hari jumat tgl 27 Juli 2018 sekira pukul 16.00 Wita. Karena sampai malam belum kembali, akhirnya pihak keluarga melakukan pencarian, namun tak kunjung ketemu. Akhirnya keluarga melaporkan kehilangan itu kepada Bhabin Kamtibmas. (pol)