Jenasah Orok Perempuan Dibuang Diatas Tumpukan Sampah

Kapolsek Denpasar Timur AKP I Nyoman Karang Adiputra (jaket merah) menunjukkan tempat orok dibuang.
Kapolsek Denpasar Timur AKP I Nyoman Karang Adiputra (jaket merah) menunjukkan tempat orok dibuang.

DENPASAR – Kasus pembuangan orok kembali terjadi. Kali ini warga Jalan Akasia XVI nomor 8, Desa Tanjung Bungkak, Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur digegerkan dengan kasus tersebut.

Jenasah orok berjenis kelamin perempuan ditemukan seorang warga dalam keadaan telanjang di atas tumpukan sampah daun depan rumah kosong milik dokter I Gede Jaya Putra, Minggu (29/7/2018) sekitar pukul 11:29 Wita.

Kapolsek Denpasar Timur AKP I Nyoman Karang Adiputra ketika ditemui di lokasi menerangkan, saat itu salah satu penyewa parkir, Gede Adi Atmaja tengah membersihkan pekarangan rumah. Kebetulan, rumah tidak terpakai sejak dokter Gede Jaya berhenti praktek.

“Selesai bersih-bersih saksi mau menutup gerbang dengan menggunakan bambu. Disana saksi melihat ada benda aneh di atas tumpukan daun. Ketika dilihat dari dekat rupanya jenasah orok telanjang,” ucap Kapolsek.

Untuk waktu, Kapolsek menyebut kemungkinan orok dibuang dini hari menjelang pagi. “Kalau dibuang malam perkiraan sudah dimakan binatang seperti anjing. Kemungkinan dini hari menjelang pagi,” sebutnya.

Sementara istri dokter Gede Jaya mengaku rumah sudah dipakai praktek sejak dua tahun lalu. Saat ini sebagian tanah kosong miliknya disewakan untuk lahan parkir. “Saya kesini kalau pas sembahyang aja. Kalau sehari-hari tinggal di rumah di Yang Batu,” ucapnya.

Kabar penemuan orok langsung menyebar. Warga sekitar yang mendengar berdatangan ke TKP. Petugas BPBD Kota Denpasar kemudian membawa jenasah ke kamar jenasah RSUP Sanglah Denpasar.(*BBO)

BACA JUGA:  Diringkus di Tangerang, Pencuri Lintas Pulau Ditembak