Ingin Tampil Menarik dan Berwibawa? Jero Astawa Siap Membuka Aura untuk Kebahagiaan Hidup Anda

Bayangkan bila setiap hari Anda berpikir negatif, pasti akan membuat Anda merasa tidak damai dan tidak bahagia. Begitu pula bila Anda sendiri hidup dalam perasaan tidak damai, tidak bahagia, dan berpikir negatif setiap hari, tentu jiwa  Anda tidak dapat memancarkan energi baik pada kehidupan, Sebab, aura positif hanya dapat dipancarkan oleh pikiran positif yang menyejukkan hati orang yang berinteraksi dengannya.

Demikian disampaikan psikoterapis Jero Astawa dalam perbincangan dengan Koran Metro saat ditemui di rumahnya, di Jalan Raya Gunaksa No.99, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung kepada Berita Bali Online (BBO), Jumat (27/7/2018).

Menurut pria kelahiran 1 Februari 1975 ini, adalah sangat aneh bila diri yang hidup dalam pikiran negatif berharap memiliki aura positif. Dan saat diri seseorang memancarkan kebaikan dan kebahagiaan dari dalam diri, maka saat itulah aura positifnya akan menyentuh energi orang di sekitarnya untuk merasakan kebaikannya.

“Aura positif tidak mungkin dapat dihasilkan dari berbohong. Sepintar apapun seseorang berbohong dan mencoba menampilkan diri baiknya dari hasil produk bohong, maka yang terpancar keluar adalah aura negatif, dan orang-orang yang sangat sensitif selalu dapat merasakan kehadiran sebuah ekspresi aura baik atau pun yang tidak baik. Oleh karena itu, jangan pernah berpura-pura menjadi orang baik, padahal dalam diri masih ada segudang dendam dan kebencian,” terang suami dari istri Ni Wayan Murni ini.

Dijelaskannya, aura adalah sebuah biasan cahaya yang keluar dari tubuh manusia. Aura tidak bisa terlihat dengan pandangan mata biasa yang belum terlatih untuk melihat aura. Aura timbul karena pancaran dari tubuh etherik manusia dan aura membias keluar tubuh secara alami.

Jero Astawa (foto : BBO)

Adapun manfaat aura yang berada di dalam diri manusia adalah, ia akan memiliki keahlian untuk mendeteksi kondisi kesehatan seseorang. Seseorang akan memiliki kharisma yang tidak dimiliki oleh orang lain yang auranya tipis atau tidak terbuka

BACA JUGA:  Penuhi Hak Anak, Pemkab Gianyar Rapatkan Barisan

Menurut bapak empat orang anak ini (dua putra dan dua putri), warna dasar aura (eterik) seseorang pada dasarnya cenderung berubah ke warna putih sejalan dengan kematangan hidup serta meningkatnya kesadaran akan segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan.

“Aura akan bermanfaat sebagai pendeteksi awal jika orang itu akan melakukan sesuatu, dan juga pendeteksi awal dari suatu keadaan tertentu. Semakin baik aura yang dimiliki seseorang, maka semakin baik pula kemampuan orang itu untuk mendeteksi,” ujar Jero Astawa yang sudah menjalani profesi sebagai psikoterapis selama 25 tahun ini.

Ditambahkan, seseorang akan memiliki keahlian dalam bidang pengobatan, jika aura orang itu tebal. Dengan tebalnya aura positif seseorang, maka ia akan dengan mudah mengetahui segala macam bentuk kondisi kesehatan seseorang.

Tidak hanya itu, dengan aura positif, seseorang bisa memiliki wibawa atau kharisma melalui gaya bicara, tutur kata, kepribadian, cara berjalan, dan pemikiran-pemikiran positif  yang dilakukan. “Seseorang bisa melihat karakter atau niat orang lain dari pancaran aura yang mereka berikan, walaupun mereka tidak menyadarinya. Selain itu, ia juga akan mampu menghadapi masalah atau segala macam permaslahan,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Jero Astawa yang sejak tanggal 9 Juli lalu melayani pembukaan aura dan melukat massal di Pura Segara, Taman Ayung, Padag Galak, Sanur, setiap hari Minggu pukul 08.00-14.00 Wita,  karakter/tabiat seseorang dapat dilihat dari warna aura eteriknya, sedangkan arah pikiran seseorang pada saat itu akan memberi warna tertentu pada aura astral disektar kepalanya. “Seseorang akan memiliki energi positif yang bermanfaat buat kesehatan dirinya sendiri. Juga memiliki daya tarik tersendiri melalui wajah, gaya bicara, gaya berjalan dan lain sebagainya,” papar anak kedua dari dua bersaudara pasangan I Made Regeg dan Ni Wayan Karsi (alm).

BACA JUGA:  Sidang Paripurna Dewan Badung, Tahun 2020 Kebutuhan Dasar Masyarakat tetap Prioritas